Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
oleh : Gus Mus
 
Aku pergi Tahlil, kau bilang amalan jahil 
Aku baca Shalawat Burdah, kau bilang itu Bid’ah 
Lalu aku harus bagaimana…??? 

Aku Bertawassul dengan baik, kau bilang aku Musyrik 
Aku ikut Majelis Dzikir, kau bilang aku Kafir
Lalu aku harus bagaimana…??? 

Aku Shalat pakai Lafadz Niat, kau bilang aku Sesat 
Aku mengadakan Maulid, kau bilang tak ada Dalil yang Valid 
Lalu aku harus bagaimana…??? 

Aku Gemar Berziarah, kau bilang aku Alap-Alap Berkah 
Aku mengadakan Selamatan, kau bilang aku Pemuja Setan 
Lalu aku harus bagaimana…??? 

Aku pergi Yasinan, kau bilang itu tak Membawa Kebaikan 
Aku ikut Tasawuf Sufi, malah kau suruh aku Menjauhi 

Ya Sudahlah, aku ikut kalian 

Kan kupakai Celana Cingkrang, agar kau senang 
Kan kupanjangkan Jenggot, agar dikira berbobot 
Kan kuhitamkan Jidat, agar dikira Ahli Ijtihad 
Aku kan sering Menghujat, biar dikira Hebat 
Aku kan sering Mencela, biar dikira Mulia 
Ya Sudahlah Aku pasrah pada Tuhan Yang kusembah

Sumber : ID Line Islam Nusantara
Kalau kau sibuk berteori saja
Kapan kau sempat menikmati mempraktekkan teori?

Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja
Kapan kau memanfaatkannya?

Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja
Kapan kau sempat menikmati hidup?
Kalau kau sibuk menikmati hidup saja
Kapan kau hidup?

Kalau kau sibuk dengan kursimu saja
Kapan kau sempat memikirkan pantatmu?
Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja
Kapan kau menyadari joroknya?

Kalau kau sibuk membodohi orang saja
Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu?
Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja
Kapan orang lain memanfaatkannya?

Kalau kau sibuk pamer kepintaran saja
Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu?
Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja
Kapan kau pintar?

Kalau kau sibuk mencela orang lain saja
Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya?
Kalau kau sibuk membuktikan cela orang saja
Kapan kau menyadari celamu sendiri?

Kalau kau sibuk bertikai saja
Kapan kau sempat merenungi sebab pertikaian?
Kalau kau sibuk merenungi sebab pertikaian saja
Kapan kau akan menyadari sia-sianya?

Kalau kau sibuk bermain cinta saja
Kapan kau sempat merenungi arti cinta?
Kalau kau sibuk merenungi arti cinta saja
Kapan kau bercinta?

Kalau kau sibuk berkhutbah saja
Kapan kau sempat menyadari kebijakan khutbah?
Kalau kau sibuk dengan kebijakan khutbah saja
Kapan kau akan mengamalkannya?

Kalau kau sibuk berdzikir saja
Kapan kau sempat menyadari keagungan yang kau dzikiri?
Kalau kau sibuk dengan keagungan yang kau dzikiri saja
Kapan kau kan mengenalnya?

Kalau kau sibuk berbicara saja
Kapan kau sempat memikirkan bicaramu?
Kalau kau sibuk memikirkan bicaramu saja
Kapan kau mengerti arti bicara?

Kalau kau sibuk mendendangkan puisi saja
Kapan kau sempat berpuisi?
Kalau kau sibuk berpuisi saja
Kapan kau memuisi?

(Kalau kau sibuk dengan kulit saja
Kapan kau sempat menyentuh isinya?
Kalau kau sibuk menyentuh isinya saja
Kapan kau sampai intinya?
Kalau kau sibuk dengan intinya saja
Kapan kau memakrifati nya-nya?
Kalau kau sibuk memakrifati nya-nya saja
Kapan kau bersatu denganNya?)

“Kalau kau sibuk bertanya saja
Kapan kau mendengar jawaban!”

Karya Ahmad Mushthofa Bisri 1987
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut