oleh : Gus Mus
Aku pergi Tahlil, kau bilang amalan jahil
Aku baca Shalawat Burdah, kau bilang itu Bid’ah
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku Bertawassul dengan baik, kau bilang aku Musyrik
Aku ikut Majelis Dzikir, kau bilang aku Kafir
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku Shalat pakai Lafadz Niat, kau bilang aku Sesat
Aku mengadakan Maulid, kau bilang tak ada Dalil yang Valid
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku Gemar Berziarah, kau bilang aku Alap-Alap Berkah
Aku mengadakan Selamatan, kau bilang aku Pemuja Setan
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku pergi Yasinan, kau bilang itu tak Membawa Kebaikan
Aku ikut Tasawuf Sufi, malah kau suruh aku Menjauhi
Ya Sudahlah, aku ikut kalian
Kan kupakai Celana Cingkrang, agar kau senang
Kan kupanjangkan Jenggot, agar dikira berbobot
Kan kuhitamkan Jidat, agar dikira Ahli Ijtihad
Aku kan sering Menghujat, biar dikira Hebat
Aku kan sering Mencela, biar dikira Mulia
Ya Sudahlah Aku pasrah pada Tuhan Yang kusembah
Sumber : ID Line Islam Nusantara
Aku pergi Tahlil, kau bilang amalan jahil
Aku baca Shalawat Burdah, kau bilang itu Bid’ah
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku Bertawassul dengan baik, kau bilang aku Musyrik
Aku ikut Majelis Dzikir, kau bilang aku Kafir
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku Shalat pakai Lafadz Niat, kau bilang aku Sesat
Aku mengadakan Maulid, kau bilang tak ada Dalil yang Valid
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku Gemar Berziarah, kau bilang aku Alap-Alap Berkah
Aku mengadakan Selamatan, kau bilang aku Pemuja Setan
Lalu aku harus bagaimana…???
Aku pergi Yasinan, kau bilang itu tak Membawa Kebaikan
Aku ikut Tasawuf Sufi, malah kau suruh aku Menjauhi
Ya Sudahlah, aku ikut kalian
Kan kupakai Celana Cingkrang, agar kau senang
Kan kupanjangkan Jenggot, agar dikira berbobot
Kan kuhitamkan Jidat, agar dikira Ahli Ijtihad
Aku kan sering Menghujat, biar dikira Hebat
Aku kan sering Mencela, biar dikira Mulia
Ya Sudahlah Aku pasrah pada Tuhan Yang kusembah
Sumber : ID Line Islam Nusantara


0 komentar:
Posting Komentar